Sabtu, 30 Mei 2015
Di malam ini aku masih terjaga
dengan sejuta kegelisahan, sudah kucurahkan semua keluh kesahku pada Allah
SWT.. tapi kenapa rasanya kalau sendiri gini merasa sepi. Aku benar-benar butuh
sebuah hiburan, saat mengingat ketika bersama dengan orang yang kusayang
rasanya seperti ramai kembali. Aku tak tahu apa yang membuat perasaan ini sepi.
Aku ingin saja teriak, menghilangkan kesunyian. Tapi.. aku mulai terbiasa
dengan kesendirian yang mau tak mau harus kulalui, meski kadang ingin berlari
bebas. Mungkin seperti kupu-kupu yang dengan sesuka hati menerbangkan sayapnya
kemanapun yang diinginkan… rasanya seperti bosan tidak ada tantangan hehehe:’
aku akan berusaha menjadi orang ber positif meski selalu negatif yang datang
kepadaku tepat sekali waktunya, apa ini seperti sebuah tantangan yang langka
untukku? Sungguh, tidak nyaman.
Hiks.. kenapa semua sangat susah untuk
kudapatkan, kenapa susah sekali untuk menjadi orang yang sabar. Kenapa??
Seperti jenuh tapi ngga bisa ku gambarkan. Mmm tapi bagaimana malam dan pagi
bisa bertahan dan bersabar menerangi dan menggelapkan langit untuk manusia?
Ahahaha jika pagi tiba matahari terbit dan seketika makin lama makin panas,
mengeringkan semua pakaian, memberikan semangat baru untuk memulai senyuman
manusia, memberi kehidupan untuk tanaman agar bisa tumbuh menjadi sebuah pohon
yang besar yang memberikan buah untuk dimakan manusiaJ lalu bagaimana dengan malam? Tidak kalah dengan
pagi doong, setiap hari setiap tahun selalu menaburkan perhiasan yang
berkelap-kelip hehehe yaitu bintang dan bulan. Membuat kita tidur pulas dengan
udaranya yang sejuk, damai dan tenang adalah hal yang kusukai;) jadi satu hal
yang kupelajari, jika hidup penuh dengan mengeluh dan tidak pernah bersyukur
dengan yang kemarin-kemarin maka kita termasuk orang yang sombongJ mungkin memang Allah memberi jalanku nanti, tidak
sekarang. Aku cuma harus bersabar, bertawakal, berdo’a dan berusaha.
0 Comments:
Subscribe to:
Posting Komentar (Atom)
