Minggu, 31 Mei 2015
Pada akhirnya gw harus merasakan menyukai
dan disukai orang itu rasanya berbeda, ketika kita menyukai memang indah seakan
ada hasrat yang ingin dituju. Tetapi lebih indah disukai orang dan kita juga
menyukainya. Menyukai orang yang tidak sama sekali melirik kita itu menyedihkan
bagai menunggu musim salju di kota bogor. Cinta itu harus seperti celengan,
yang salah satu dari kita memasukkan sebiji kebaikan dan kebaikan itu makin
lama makin banyak (uang koin) dari hasil sebuah ketulusan. Juga ibarat parfum,
yang menyiramkan keikhlasan dan kejujuran untuk mengikat suatu hubungan lebih
lama. jangan terlalu lama larut dalam kesakitan terhadap cinta, karena pasti
akan sia-sia ujungnya. Kita masih terlalu kecil untuk mengenal cinta… karena
banyak nya tipuan didalamnya. Ketika kali pertama lahir di dunia hanya ada satu
cinta, yaitu cinta kepada ayah dan ibu J tetapi dengan berjalannya waktu cinta itu terbagi bagi untuk
pacar, saudara sekandung, sahabat kah? Tapi jangan bagikan selalu cinta
orangtua kepada siapapun, mereka itu spesial kan? ;;)
0 Comments:
Subscribe to:
Posting Komentar (Atom)
